7 Safar 1440 H

Bersyukurlah suami dan istri.

Kategori Motivasi
Di lihat 51 kali

Hits: 1

Wahai suami, coba lihat istrimu. Apa sih yang dulu anda harapkan darinya?
Cantik?
Langsing?
Putih?
Manja?

Kira-kira apa itu yang bisa menyelamatkan pernikahanmu hingga sekarang? Wahai istri, coba lihat suamimu.
Apakah kamu memilihnya karena dia kaya?
Ganteng?
Pekerjaan mapan?
Kira-kira apa itu yang akan menyelamatkan pernikahanmu hingga sekarang?

Renungkan.
Dunia ini tipuan.
Apa yg kamu lihat tampak indah tidaklah selalu indah pada kenyataannya. Jangan membandingkan dengan keadaan siapapun krn kita tdk pernah tahu masalah yg dihadapi setiap orang.

•Ada yang suami istri kaya. Tapi belum Allah karuniai anak.

•Ada yang suaminya punya jabatan mapan tapi istri di tinggal-tinggal karena selingkuh dengan bawahannya.

•Ada yang suaminya ganteng istrinya kita anggap biasa-biasa saja ternyata suaminya mengidap penyakit dan istrinya setia mendampingi.

•Ada yang istrinya cantik ternyata suaminya kesulitan mendidik istrinya untuk menutup auratnya.

•Ada yang pasangan suami istri ganteng cantik tapi ternyata suaminya menyukai sesama jenis dan istrinya tukang ngemplang utang.

Masalah-masalah itu nyata adanya. Semua tidak ada yang sempurna. Jika kita melihat suami istri yang nampak harmonis penuh ketaatan pada Allah, ikutilah yang baik-baiknya.
Bukan untuk dibuat iri dengki. Pelajari apa yang membuat mereka bahagia. Tapi mereka pun pasti ada masalah yg mgkn tidak ditampakkan.
Jika melihat suami istri yang nampak tidak taat tapi Allah beri karunia harta dan sehat dan sebagainya, ingatlah bab istidraj.
Bahwa ada azab-azab yang Allah tangguhkan. Selalu ingat jika melihat suami istri yang nampak baik-baik saja. Pasti ada masalah yang Allah beri. Pasti ada yg mereka hadapi.
Yang jika kita di posisi mereka belum tentu kita akan siap menanggung. Lihatlah ke bawah untuk keduniaan.
Lihatlah ke atas untuk perkara agama.

•Istrimu tidak secantik teman-temanmu di kantor?
Wanita-wanita tersebutpun di rumahnya tidak secantik saat di kantor.

•Istrimu tidak secantik wanita-wanita di foto-foto?
Wanita-wanita tersebut pun di rumahnya tidak secantik saat di foto.

Apa yang kamu kejar?
Jangan tertipu..! Istrimu yang nampak biasa-biasa itulah yang selama ini setia menemanimu dalam susah dan senang.
Yang mencintaimu saat kamu bokek maupun sudah berdompet tebal.
Yang senantiasa mandoakan keselamatan untukmu.
Jangn kau tukar dengan wanita-wanita yang cantik-cantik saat bermake up, bermanja-manja karena kamu ada uang, tidak ada ketulusan mencintaimu.
Bayangkan jika kamu bokek, apa kira-kira wanita-wanita itu mau setia? Suamimu mungkin tidak berlebihan dalam harta, bukan juga berjabatan tinggi.
Tapi dialah yang menemanimu mengurus anak-anak, membuatmu tertawa dalam kekonyolan-kekonyokan hubungan rumah tangga.

Kamu kira akan bahagia jika suamimu bukan dia melainkan si fulan yang kaya dan terpandang?
Belum tentu..! Banyak hal-hal yang tidak bisa dinilai dengan uang.
Mencuci piring bersama.
Memasak nasi goreng bersama sambil tertawa.
Patungan melunasi tagihan rutin.
Bahu membahu mengurus anak.
Bahkan masih saling tersenyum saat kendaraan mogok karena pecah ban.

Subhanallah.. Kira-kira jika suamimu terpandang apa dia mau menemanimu mengurus hal-hal tsb?
Alasan sibuk. Tdk ada waktu.

Belum lagi merasa bukan levelnya untuk mengerjakan hal-hal tsb.
Jangan kau rusak kebahagiaan karena engkau tidak bersyukur.
Ingat rumus ini..! Bersyukur : maka nikmat Allah tambah
Kufur : azab Allah amat pedih Bukan bersyukur karena bahagia, tapi berbahagia krn selalu bersyukur.

Tidak ada kebahagiaan selain dalam ketaatan pd Allah. Kaya atau miskin akan bahagia jika taat.
Cantik atau biasa-biasa akan bahagia jika taat.
Sakit atau sehat akan bahagia jika taat.
Punya anak atau belum punya anak akan bahagia jika taat.
Punya rumah atau belum punya rumah akan bahagia jika taat.
Dan kondisi-kondusi lainnya.. Hanya jika taat pada Allah..
Janji Allah pasti dan selalu benar.

Baarakallaahu fiikum

comments

tags:

Populer Posts