Hits: 68

Tidak ada untuk saling menghargai dan menghormati sedikitpun dalam hal pembodohan, kebid’ahan dan kemusrikan. buka kurung dalam hal kesesatan. Jangan sekali-kali mau di ajak dalam hal kesesatan/kebidahan dengan alasan menghormati atau menjaga hubungan biar tetap baik atau biar tidak di benci.

Saya tegaskan kepada saudara dan saudari, muslim/muslimah semuanya yang benar-benar berjalan dalam islam yang kaffah atau keseluruhan Lebih baik di benci, Di asingkan, di kucilkan dan di sejenisnya dari pada menghormati dan menghargai ahli bid’ah melakukan kesesatan terutama Ahli bid’ah dari Golongan Nu.

Nu itu isinya mayoritas Ust Suu dan munafik namun sebagian ada juga yg tidak Suu dan munafik, begitupula pengikutnya mayoritas Munafik yang ada perintahnya dari Allah dan ada contohnya dari Rosul mereka abaikan, mereka tinggalkan, mereka pandang sebelah mata, dan tidak mereka hiraukan, Seperti contoh kecil mendengar tilawah, mendengar Murattal ples terjemahannya dan mendengar berbagai ceramah-ceramah yang ilmiah mereka alergi mendengarnya tapi melakukan bid’ah atau kesesatan atau mungkin dengar nyanyi-nyanyian mereka senang dan mereka utamakan inilah pembodohan yang nyata di kalangan mayoritas Pengikut islam Golongan, terutama di Golongan Nu.

Jika di lihat dalam masyarakat mereka semua terlihat seperti orang alim berpakain islami, rutin bermajelis taqlim, namun tidak sedikit saya jumpai yang di ajarkan ust nya dalam majelis itu bukan untuk mengajak mentauhidkan Allah tapi sebaliknya mengajak menyelisihi Allah dan rosulnya. Bagaimana tidak! Mereka para ust nya kebanyakan atau mayoritas hanya mengajarkan masalah ritual, seperti mengajarkan untuk bisa menjadi pemimpin tahlilan, yasinan dan sejenisnya yang bersifat bid’ah.

Alhasil jika murid tersebut sudah bisa, mereka terjun ke dalam masyarakat awam, lalu menjadi pemimpin tahlilan, alhasil masyarakat awam menganggap mereka ust, pinter dan sejenisnya. Namun sebenarnya dalam segi wawasan agama dan pengetahuan nya tidak sedikit saya jumpai tidak seberapa, sekalipun mereka sekolah tinggi, mondok puluhan tahun, tak sedikit sy jumpai pengetahuan dan wawasan hanya sebatas taqlid buta, fanatik buta, katanya-katanya dan sebatas pemahaman bid’ah.

Maap apa yang saya tulis/ucapkan ini kenyataan, bukan dalam rangka benci dengan golongan Nu atau dengan golongan lain yang menghalalkan bid’ah atau mungkin anda anggap iri, dengki dan sejenisnya.
Sekali lagi maap ini bukan dalam rangka menggibah atau mengolok-olok. Ini hahanyalah sedikit kritikan, perkataan saya mayoritas blak-blakan bukan berarti sy tidak punya ahlak atau tidak mengutamakan akhlak. Sayapun menyadari belum tentu lebih dari mereka dalam hal segi ketaatan dan keimanan, namun seenggak-enggaknya saya sudah menyadari siapalah diri sy ini, (liat di propil), dan juga seenggak-enggaknya saya mengetahui mana yang HAK dengan mana yang batil.

MOHON MAAP BUAT AHLI BIDAH YG RENDAH HATI MASIH MAU MENGINGKARI KEBIDAHAN NAMUN HANYA MAMPU MENGINGKARI DALAM HATI, DAN TIDAK PERNAH JELEK-JELEKIN WAHABI, DENGAN TUDUHAN: SEPERTI WAHABI SUKA MENGKAFIR-KAFIRKAN, MEMBID’AH-BID’AHKAN, MENYESAT-NYESATKAN DAN SEJENINYA, SARAN SAYA JANGAN TERSINGGUNG BACA TULISAN-TULISAN SAYA. INI HANYA UNTUK MENYANGGAH SEBAGIAN AHLI BIDAH YANG HOBI JELEK-JELEKIN DAKWAH TAUHID DAN SUNAH TERUTAMA DARI GOLONGAN NU. PRINSIP SAYA MENDING KERAS MEMPERTAHAN MEMBELA KEBENARAN YANG HAK DARI PADA KERAS MEMPERTAHANKANH KESESATAN.

SAYA BUKAN SALAFI ATAU WAHABI YANG KALIAN MAKSUT. ATAU MUNGKIN GOLONGAN MTA. TAPI SAYA TIDAK SUKA DENGAN AHLI BID’AH ATAU AHLI KESESATAN MEMBODOHIN DIRI DAN NUNJUKIN PEMBODOHAN DAN MENGADA-NGADA DAN MELEBIH-LEBIHKAN ALIAS MEMBUAT ARGUMEN/CERITA DUSTA. LIHAT CERAMAH-CERAMAH UST IDRUS RAMLI, BUYA YAHYA, CAK NUN, ABDUL SHOMAD DAN SEJENISNYA PENUH SYUBHAT SEMUA. TERUTAMA IDRUS RAMLI, LIAT BUKU KARYA IDRUS RAMLI PENUH CERITA DUSTA SEMUA DISITU.

comments

tags:

Populer Posts