INDIGO BUKAN MUKJIZAT/KELEBIHAN.

Kategori Informasi
Di lihat 462 kali

Hits: 97

Assalamualaikum..

Banyak berkembang faham di tengah-tengah mayoritas masyarakat tentang keberadaan Anak indigo/orang indigo.

Mereka mayoritas masyarakat baik awam maupun tidak awam, berpendidikan tinggi maupun rendah, rata-rata mayoritas mereka bersikeras beranggapan bahwa Indigo itu mereka anggap suatu mukzijat/kelebihan yg di beri Oleh Allah Subhana Wataala.

Indigo ini kempuannya bertingkat-tingkat, ada indigo tingkat tinggi, ada indigo tingkat sedang dan indigo tingkat rendah.

Indigo tingkat tinggi dan sedang ini jika di kembangkan/di asah bisa menjadi Ahli supranatural atau yang biasa mereka sebut dalam masyarakat dengan sebutan Orang pintar, dukun paranormal dan sejenisnya.

Namun setelah di tinjau dari Alqur’an pemahaman-pemahaman mayoritas umat islam dan kebanyakan manusia yang mengklaim bahwa indigo itu kelebihan, semua itu tidak benar, itu semua akibat taqlid buta.

Karena Dalam Qur’an di sebutkan bahwa hanya Allah Subhana Wataala lah yang tau yang gaib, Nabi dan Rosul saja tidak mengetahui hal yang gaib, Kecuali kepada Nabi dan Rosul tertentu.

Allah Subhana Wataala berfirman yang artinya: (Dia adalah Tuhan) yang mengetahui yang ghaib, Maka dia tidak memperlihatkan kepada seorangpun tentang yang ghaib itu. Kecuali kepada Rasul yang diridhainya, Maka Sesungguhnya dia mengadakan penjaga-penjaga (malaikat) di muka dan di belakangnya.(QS.Al-Jin:26-27).

Jadi indogo itu bukan kelebihan tapi bisa dikatakan sebuah penyakit/gangguan, indigo bisa di hilangkan secara total dan sebaliknya bisa di kembangkan hingga meningkat ke indigoannya, namun indigo tingkat tinggi susah dan berat untuk di hilangkan atau di sembuhkan, karena peminat/atau yg ingin membuang ke indigoannya jarang ada, bahkan mungkin tidak ada, mayoritas memilih untuk mengembangkan nya karena mereka tidak tahu hukum sar’i yang kaffah. Namun jika benar-benar ingin membuangnya tidak ada alasan untuk tidak bisa, Semua ada jalan. Insyaallah hilang atas seijin Allah.

Indigo tingkat sedang dan rendah sangat mudah untuk di hilangkan jika benar-benar, ingin menghilangkannya.

Indigo menurut pandangan para ulama salaf hingga ulama sekarang yang masih berjalan di islam yg kaffah/keseluruhan, mereka menyebut indigo itu penyakit/gangguan jiwa. Saya sepakat.

Namun menurut pandangan saya seorang anak indigo/orang indigo adalah orang-orang terpilih/yang di pilih iblis/setan dari Golongan jin untuk di jadikan titisan untuk mengembangkan cara menyesatkan manusia secara halus alhasil banyak manusia tersesat yang tiada ketara/musrik.

Ciri khas anak indigo biasanya sukanya menyendiri. Dan masih banyak lagi cirinya.

Menurut para ulama salaf hingga sekarang, indigo bisa di sembuhkan dengan cara Merukiyah secara Sar’i/yang benar-benar sesui sariat islam. Namun menurut saya tidak cukup di rukiayah saja. Tapi bisa di tambah dengan cara-cara islami lainnya. Di bawah ini saya tambahkan cara ilmiah untuk menghilangkan indigo secara sar’i. Kalau hanya dengan cara rukiah saja saya tidak jamin akan berhasil. Kalau tidak percaya silahkan di buktikan.

Jika saudara dan saudari ada salah satu diantara anda seorang indigo tingkat tinggi atau sedang atau rendah dan anda ingin benar-benar membuangnya, maka anda harus berusaja dan berupaya untuk memraktekkan cara yang saya anjurkan berikut ini:

1. Sering-sering rukiyah ke ust yg tidak menyelisihi sa’riat islam, jangan merukiyahkan diri ke ust Ahli bid’ah. Bid’ah di sukai setan.
Atau bisa anda rukiah sendiri, jika saudara-saudari mampu, tata cara bisa anda baca lewat buku-buku, internet atau bertanya langsung kepada ustad yang tidak sedikitpun menyelesihi sariat islam. Seperti menghalalkan yang haram dan mengharamkan yang halal.

2. Sering-sering baca Alquran atau setiap hari baca Alqur’an+terjemahannya+maknanya, baca dengan rendah/pelan di tempat yang tidak bisa di dengar orang. Kencang tidak apa-apa jika posisi saudara/saudari di ruangan yang mungkin tidak menggagu orang lain beribadah. Jika baca di tempat umum mesjid, maka cukup baca dalam hati.

3. Sering-sering Dengar tilawah Alqur’an. Paksakan telinga ketika sekalipun terasa bosan, gerah dan sejenisnya, itu setannya lagi kepanasan.

4. Sering-sering dengar Murattal+terjemahannya, ini biasanya terasa sejuk dalam hati.

5. Berdo’a dengan sungguh-sungguh supaya ke indigo annya di hilangkan dan minta kepada Allah di ganti dengan ilmu supaya mudah memahami islam yang kafah dan memahami pengetahuan lainya.

6. Dilarang mendengar musik, hindari semaksimal mungkin, sesekali mendengar musik tidak apa-apa, namun pilih musik kosidah yang menggugah gairah beribadah, seperti lagu kosidah yang mengajak mengingat Allah, mengingat mati dan sejenisnya. Jika anda sudah praktekan 1 sampai 5 namun anda hobi dengar musik-musik yang haram justru itu tidak akan membuat berhasil, karena musik di sukai setan.

7. Sering-sering mendengar berbagai ceramah-ceramah yang ilmiah, biar setannya terasa terusik. Yang saya maksut ilmiah bukan ceramah yang berisi lawakan. Tetapi ceramah yang berdalil yang membuat hati kita tersentuh, membuat hati kita melembut, bukan membuat hati kita tertawa terbahak-bahak.

Itu saja dulu yg bisa saya sampaikan lain kali dan kesempatan saya lanjut..

Bersambung..

comments

tags:

Populer Posts