Assalamualaikum Wr. Wb

Ada gak yang berani melawan Arus balik sendirian seperti saya. (Cukup Muslim tidak ikut golongan, tidak Taqlid buta, Tidak fanatik buta terhadap ulama ini-itu) namun bukan berarti mengingkari mereka.

Berprinsip sesuai dalam Qur’an seperti: Percaya bahwa Tidak ada agama lain selain islam. seperti Kristen, Khatolik, Hundhu, Budha, Konghucu dlln itu bukan Agama dari Allah tapi agama buatan setan dari Golongan manusia.
Percaya bahwa Yahudi dan Nasrani itu Sebutan Untuk Kaum nabi Musa dan  nabi isa As,lalu di salah gunakan Atau di ambil alih oleh orang kafir, lalu jadilah sekarang milik mereka untuk penyebutan nama agama buatan mereka

Agama Allah cuma satu yaitu Islam. (Tidak ada embel-embel).

Percaya bahwa semua ulama Ahli tafsir dan semua ahli fiqih tidak bisa di jadikan tolak ukur. Tapi buka berarti mengingkari.

Tidak Taqlid hingga Taqlid buta dan fanatik buta.
Taqlid adalah Keyakinan atau kepercayaan kepada suatu paham (pendapat) Ahli hukum yang sudah2 tanpa mau mengetahui-memahami dasar dan Alasannya. Kesimpulannya Taqlid bisa mematikan kreativitas ketajaman hati dan ketajaman pikiran, karena tidak mau tau dan mengetahui dasar dan alasannya yg di taqlid-i. Akhirnya menjadi taqlid buta/yang penting mengikuti.

Fanatik adalah (Fanatik golongan, Mazab, Ulama, Ust, Kiay) dan sejenisnya. Yg tidak condong fanatik mereka tidak harus mengklaim ikut Mazab ini-itu, Ulama ini-itu dan ikut Manhaj salaf.

Sebenarnya jika mereka mau berfikir luas dikit tanpa kita fanatik ulama ini-ulama itu dsbt, Namanya islam ya sudah pasti mengikuti Allah, Rasullnya, Para sahabat Nabi, tabiin dan ulama2 setelahnya yg tidak menyelisihi Qur’an dan Sunnah. tidak harus mengklaim sy ikut mazab ini dan itu, dan seterusnya.

Contoh fanatik yg condong ke golongan yaitu seperti fanatik Ormas islam. Ormas islam ini golongan jaman era kita sekarang, kalau jaman dahulu sexte. Namun bedanya kalau Sexte itu condong menyelisihi Sa’riat islam namun kalau Ormas islam condong ke sa’riat islam, namun dua-duanya di Al-Qur’an di sebut golongan.

Namun mereka yg condong taqlid buta dan fanatik buta mengatakan bahwa seluruh ormas islam itu bukan golongan tapi wadah. inilah maap pembodohan yg saat ini sudah terjadi. Sejatinya pendiri golongan adalah pemecah belah umat islam yang tiada ketara, pada intinya semuanya bertujuan mempertajam dan memperuncing perbedaan. Dan mereka semua bukan berjuang untuk agama islam yg sebenernya, namun mereka condong berjuang untuk kelompok/golongan mereka, karena hasilnya rata2 menghasilkan tafsir yg berbeda2, pemahaman yg berbeda2.
Coba andaikan mereka berjuang untuk Agama Allah yaitu islam saja yg sesuai dengan sa’riat islam atau sesuai dengan Dua petunjuk yaitu Qur’an dan Sunnah atau sesuai yang telah di tetapkan Oleh Allah dan Rasullnya saya yakin tidak ada perbedaan dalam islam.

Namun sejatinya memang selama Masih di sebut muslim Nyembah Allah yang sama, bertujuan yang sama, berpedoman dengan kitab yg sama, bernabi yg sama saya pastikan tidak ada perbedaan dalam islam. Kenapa bisa banyak yg beda paham sampai kluar jalur yang du sariatkan oleh islam karena diantara mereka ada yg menyelisihi Alqur’an dan Hadits.

comments

Share this...
Share on Facebook
Facebook
0Share on Google+
Google+
0Tweet about this on Twitter
Twitter
0
tags: